Jumat, 04 November 2011
Jumat, 05 Agustus 2011
Menjadi Guru yang Menyenagkan
Dapatkah Anda membayangkan, apa yang terjadi jika tak tercipta suasana menyenangkan dalam proses belajar mengajar? Ya, siswa akan bosan dan tujuan dari penanaman ilmu oleh pengajar tak akan tercapai. Bagaimana menciptakan suasana belajar yang menyenangkan? Beberapa tips ini mungkin bisa menjadi panduan.
Salah satu hal yang harus dikedepankan adalah menyertakan partisipasi siswa di dalam kelas. Selain untuk membangun komunikasi dengan siswa, pengajar juga dapat mengetahui apa yang menjadi kebutuhan bagi para siswa. Jika situasi ini tak terbangun, bisa jadi siswa akan merasa canggung berbicara dengan guru dan komunikasi tidak akan berjalan baik. Akibatnya, pengajar juga akan mengalami kesulitan untuk mengetahui apa yang menjadi keinginan siswa.
Ciptakan iklim yang nyaman buat anak didik Anda
Iklim yang nyaman akan menghilangkan kecanggungan siswa, baik sesama guru maupun antar siswa sendiri. Hal ini juga bisa mendorong siswa untuk mengajukan pertanyaan, sehingga komunikasi antara pendidik dan anak didik dapat terbangun. Sebagai pengajar, Anda dapat menjelaskan kepada siswa bahwa tidak akan ada siswa lain yang akan mengejak ketika ia bertanya. Beri motivasi kepada siswa bahwa dengan bertanya, akan memudahkannya untuk lebih mengetahui tentang sesuatu hal daripada hanya diam mendengarkan.
Dengarkan dengan serius setiap komentar atau pertanyaan yang diajukan oleh siswa Anda.
Dengarkan dengan serius setiap komentar atau pertanyaan yang diajukan oleh siswa Anda.
Jika siswa Anda mengajukan pertanyaan, sebisa mungkin fokus dan memperhatikannya. Meski sederhana, hal ini akan menumbuhkan kepercayaan diri siswa karena ia merasa diperhatikan. Seringkali siswa merasa kurang percaya diri sehingga enggan untuk memberikan kontribusi di dalam kelas. Nah, tugas Anda sebagai pengajar, membangun kepercayaan diri siswa dengan menunjukkan perhatian-perhatian saat siswa merasa sedang ingin didengarkan.
Jangan ragu memberikan pujian kepada siswa
Anda juga bisa mencoba dengan memuji setiap komentar yang diajukan oleh anak didik Anda. Misalnya, "Oh, itu ide yang sangat bagus" ,atau "Pertanyaan kamu bagus, itu tidak pernah saya pikirkan sebelumnya”.
Beri pertanyaan yang mudah dijawab
Jika hal diatas belum juga berhasil untuk mengajak siswa memberikan komentar atau pertanyaan, giliran Anda untuk mengajukan pertanyaan memancing yang bisa membuat anak didik Anda tidak lagi bungkam di dalam kelas. Pastikan pertanyaan Anda mampu dijawab oleh siswa, sehingga saat menjawab secara tidak langsung melatih siswa untuk berbicara.
Saat siswa sudah mulai merespon, beri senyum kepada siswa yang sudah berkomentar. Hal ini akan mengurangi rasa canggung yang biasa ia perlihatkan.
Biarkan siswa mengetahui pelajaran sebelum kelas dimulai
Biarkan siswa mengetahui pelajaran sebelum kelas dimulai
Minta agar para siswa mempelajari bahan yang nantinya akan Anda tanyakan. Sehingga, ia akan mempersiapkannya terlebih dulu. Jika saat anda bertanya dan para siswa tidak merespon, ubah format pertanyaan anda yang hanya membutuhkan jawaban "ya" atau "tidak".
Controlling
Kontrol para siswa dengan alat kontrol yang Anda miiliki. Gunanya adalah untuk mengetahui seberapa banyak siswa yang biasanya berpartisipasi dalam kelas. Jika Anda menemukan beberapa siswa yang tingkat partisipasinya dalam kelas sangat kurang, maka ajak ia berkomunikasi secaraa pribadi. Mungkin dengan begitu ia akan merasa percaya diri. Selain itu, jika yang Anda temukan hanyalah permasalahan kurang percaya yang menjadikannya diam selama kelas berlangsung, maka tugas Anda selanjutnya adalah memberi ia tugas yang bisa membantunya untuk berkomunikasi. Misalnya, tugas berpidato dalam kelas.
SUMBER : http://kabar-pendidikan.blogspot.com/2011/07/menjadi-guru-yang-menyenangkan.html
Minggu, 31 Juli 2011
Sekilas Tentang MTs. Nurul Huda Mereng Warungpring Pemalang
1. Visi Madrasah
Visi MTs. Nurul Huda Mereng Warungpring Pemalang adalah :
VISI :
TERWUJUDNYA SISWA YANG MAJU DALAM PRESTASI
DAN berakhlaK Islami
INDIKATOR VISI:
1. Terwujudnya siswa yang maju dalam minat dan semangat belajar siswa sebagai bekal meraih prestasi
2. Terwujudnya siswa yang maju dalam Pengamalan ajaran agama islam
3. Terwujudnya siswa yang maju dalam Kedisiplinan
4. Terwujudnya siswa yang maju dalam Bidang Kesenian
5. Terwujudnya siswa yang maju dalam Bidang Keorganisasian
6. Terwujudnya siswa yang maju dalam Bidang Olahraga
7. Terwujudnya siswa yang maju dalam Kreativitas
8. Terwujudnya siswa yang Berakhlak Mulia
2. Misi Madrasah
Misi MTs. Nurul Huda Mereng Warungpring Pemalang adalah :
MISI :
Melaksanakan sistem pembelajaran dan bimbingan secara efektif sesuai dengan potensMadrasah.
Menumbuhkembangkan bakat dan potensi siswa secara optimal.
Memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan di Madrasah mapun di luar Madrasah.
Membudayakan siswa untuk mempraktekan / mengamalkan ajaran islam dalam kehidupan
Membudayakan siswa untuk berbudi pekerti luhur di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.
3. Tujuan Madrasah
Pada tahun peljaran 2010 / 2011 diharapkan MTs. Nurul Huda Mereng :
1. Mampu melaksanakan proses menuju terpenuhinya 8 Standar Nasional Pendidikan.
2. Mampu melaksanakan kurikulum dan SKL yang berciri khas islam sesuai dengan standar nasional pendidikan.
3. Mampu meraih prestasi akademik maupun non akademik sesuai dengan kriteria ketuntasan minimum tingkat nasional dengan batas nilai rata-rata 75 untruk semua mata pelajaran dan berprestasi pada lomba :
a. Lomba Tingkat Pramuka Tingkat Kwaran Kecamatan Warungpring
b. Lomba MTQ Pelajar Tingkat Kecamatan Warungpring
c. Lomba MTQ Pelajar Tingkat Kabupaten Pemalang.
d. Lomba Seni Hadrah Modern / Duror Tingkat Kabupaten
e. Lomba Pidato Bahasa Indonesia Tingkat Kabupaten Pemalang.
f. Lomba Pidato Bahasa Inggris Tingkat Kabupaten Pemalang.
g. Lomba Pidato Bahasa Arab Tingkat Kabupaten Pemalang.
h. Lomba Mapel SLTP Tingkat Kabupaten Pemalang.
i. Pekan Olah Raga dan Seni MTs Tingkat Kabupaten Pemalang
j. Pekan Olah Raga Madrasah Ma’arif NU Tingkat Kabupaten Pemalang
k. Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Jawa Tengah.
l. Pekan Olah Raga Madrasah Ma’arif NU (PORSEMANU) Tingkat Provinsi..
4. Mampu melaksanakan proses pembejaran berbasis pada akhlakul karimah dengan membiasakan perilaku islami dilingkungan madrasah.
Langganan:
Postingan (Atom)

